"Perincilan"

  • 0
Errr ... ntah apa maksud judul posting kali ini - "perincilan" . Tapi apalah arti sebuah nama yakan? Jadi capcuus aja dehh ...

Kemarin sisi baik saya , iya sisi baik sayaa keluar gitu. Saya yang kebiasaannya berantakan begitu , tiba-tiba pengen banget gitu makeover kamar yaa tujuannya sih biar agak lebih rapi sedikit , iyaa sedikit -___-

Liat nihhh kamar saya ala kapal pecah ....



Before
Before

Dan di tengah kegiatan sok rajin saya , saya menemukan pericilan-pericilan nyempil begituu .. Ya like you know kalau bongkar-bongkar kamar pasti nemuin barang-barang yang tersimpan rapi daan nggak pernah tersentuh lagi. Saya menemukan banyak perincilan-perincilan itu lhooo .... Check it out

GUE EDITOR SEHARINYA GAGASMEDIA LHO! [BELINDA NABILLA]

  • 0
Judul      : Forgive Me
Tagline   : Sesuatu merubah segalanya
Sinopsis :

Di setiap doa mu selalu kau sebut namaku. Di setiap usaha kerasmu selalu kau sandingkan diriku. Di setiap gerak-gerikku kau selalu ada disampingku. Bisikmu di telingaku selalu-aku takut kehilanganmu.

Hingga suatu ketika , semuanya berubah ...

Kau menggenggam tanganku , mendekap hangat tubuhku , mengecup mesra bibirku dan aku sadar hatiku beku-tak bersamamu.

Saat itu aku mulai menjauh. Berlari bersama angin yang akan membawaku melayang jauh dari hidupmu. Aku merasa hina. Karena seharusnya kau tak mengenalku. Kau tak menyeretku dalam bagian hidupmu.

Aku mencoba berbicara perlahan bersamamu dan kau tetaplah berdiri tersenyum penuh kehangatan. Menganggap semuanya baik-baik saja dan tetap berdiri di tempat untuk setia memberikan kehangatanmu untukku. Nyatanya... aku tlah membalas kehangatanmu dengan kebekuan hatiku. Forgive me ...

I'm Back :)

Voilaaa , halooo *sambil tiupin debu* !

Yah saya kembali ... dan untuk kesekian kalinya sesuka hati saya datang pergi dan kembali lagi hehe maaf deeeh pemirsaah . Bukan maksut hati sih nge-php in dunia "ketik-mengetik" "bacot-ngebacot" tapiii kemarin-kemarin itu masalah mood , iyaaa mood lagi labil *tereak*

Tapiii kan yang terpenting saya kembali dong dengan berjuta puluh milyar ratus ribu perasaan kangeeeen , dan banyak yang akan saya tulis lagi disini. yaaah it's my world , i'm longing of it so muccccch *smooch*
Yaaah "writting is one of things which I can't live without" *cek grammar yaaah master*

Okeeeh wait my bacot(s) :)

PR tag dari LILY :)

  • 1
Happy Sunday all :)

Terakhir posting tanggal 3 kemarin yaaa. Maklum sekarang lagi males mau posting nih karena banyak tugas presentasi ini itu. Apa banget semua tugas dibikin presentasi , jadi berasa guru nih haha. Bahasa Inggris plus Biologi belum pada kelar presentasinya , ditambah tugas event tahunan OSIS buat perpisahan kelas XII *fiuh. Tapi alhamdulillah ada waktu libur seminggu yang bisa sedikit meringankan tugas segudang itu.

Oke deh kali ini mau posting buat nge jawab pr dari LILY ELSERISA . Pertama , sebelum nge jawab soal yang apabangeeet hehe , thanks my lily udah masukin namaku di  list 12 blog kece. Nggak tahu darimana namaku bisa tercantum disitu padahal blog ini kondisinya antara terurus dan tidak hehe. But thanks lil :)

namaku no 9 tuh :p

pertanyaan

Oke let answer it !

1. Sebutkan 12 hal yang bisa bikin kamu galau!

1. Tujuan setelah lulus mau kemana. Ya itu bikin galau bangeeeet banyak pilihan menarik di dalam otakku
2. Nilai matematika 90 di rapot semester 3 kemarin , sumpah nggak tau cara mempertahankan atau naikinnya
3. Laper di tengah malam , nggak makan nggak bisa tidur , makan udah setengah ngantuk
4. Pacar ya PACAR itu bikin galauuuuu
5. Batre hp yang cepet bangeeet lowbat
6. Bokek !
7. Pemilihan OSIS kemarin di SMAN 2 Pematangsiantar , aku galau itu milihnyaa wkwk
8. Kenangan apapun itu
9. Tugas menumpuks di sekolah
10. FISIKA , pelajaran yang bikin super duper galau
11. Melukis , aku galau kalau udah pelajaran Mr.Hero
12. Menunggu , ya menunggu apapun itu bikin galaaau

2. Sebutkan 12 hal yang akan kamu lakukan seandainya kamu ada di negeri dongeng!

1. Berpetualang di hutan setiap hari , asyiiik!
2. Kalau lagi galau, main-main aja di taman bunga dan buahnya
3. Manfaati tongkat ajaib kuu
4. Bermain sepuasnya selagi nggak kenal yang namanya "sekolah dan tugasnya"
5. Buat sayembara mencari pangeran musiclicious plus humoris muahaha
6. Curhat segala gundah gulana di hati bersama seorang peri haha
7. Keliling naik perahu kecil di danau berdua bareng pangerankuu
8. Petik satu bintang dan menyimpannya di kamar *apaabangeet deh
9. Foto-foto di tempat asyiik nan ajaib :D
10. Makan makanan unik sepuasnyaa
11. Berkuda kemana sajaa
12. Candle light dinner di pinggir danau *so sweeet

 3. Deskripsikan cowok yang menurutmu keren dalam 12 kata!

1. Bisa bikin nyaman kalau lagi ngobrol
2. Musiclicious , suara nya bagus plus bisa mainin alat musik , especially guitar!
3. Humoris
4. Bisa mandiri , ngehasilin duit sendiri!
5. Nggak gampang ngeluh!
6. Suka olahraga
7. Ada sosok kepemimpinannya
8. Rapi nggak berantakan penampilannya
9. Nggak terlalu putih kulitnya
10. Bisa nggambar , melukis gituuu
11. Ada kharisma yang sedikit menarik
12. Yang pastinya really gentleman :)

 4. Award 12 blog kece!

1. LILY (Tag balik ya :p)
2. HANI
4. KAK ANNISA ( walaupun belum kenal, tapi blognya bisa menginspirasi! )
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

  5. List pertanyaan buat penerima blog kece!

1. Sebutkan 12 alasan orang nampang di timeline twitter melulu!
2. Sebutkan 12 hal yang kamu lakukan ketika ada waktu luang!
3. Seandainya kamu jadi nobita , sebutkan 12 hal yang kamu lakukan!
4. Tag ke 12 orang yang menurut kamu pantas menerima award blog kece!
5. Buat 5 pertanyaan untuk tugas pemilik 12 blog kece!

Oke finish yaa , buat lili maaf itu award nya masih kurang 6 lagi , abisnya nggak tahu lagi sih mana aja blog yang kece hehe . nyusul boleh yaaaa .
Buat yang aku tag , silahkan di kerjakan PR nyaa hihi :)

 

03 03

  • 3
It's the time !  0303 time !

time to say HAPPY ANNIVERSARY 3 YEARS MY TRISHHABEL :*

Trishhabel itu singkatan dari PUTRI,SHANAYA,HANI,ABEL :) Mungkin lebih enak kali ya kalo aku perkenalin mereka satu persatu . Oke check it out guys :

1. PUTRI

Cewek yang sedikit tomboy but now she is near (totally) feminim. Dia ini cewek yang kecil-kecil imut baby face bangeeet deh hihi. In my eyes, putri ini anaknya terlalu polos untuk ngadepin kerasnya hidup (hiperbola). Dia ini terkadang bikin aku geregetan bangeeet , gatau itu sisi kebaikan dia atau sisi polosnya yang tetep diem saat dia udah diinjek orang. Kalau uda gini, pengen banget cubit dia , gemeees soalnya. Dia itu terlalu baik bahkan sampai mendekati terlalu fool . Aku sering bangeeeet ngomel di depan dia kalo uda kayak gitu "Put, kalau kau gitu-gitu terus , seterusnya bakal diinjak orang. Jangan diem..." blablabla . Mungkin kalo dia berani nonjok , atau berani bentak , aku udah kena bentak deh karena kecerewetanku . Abis gerem bangeeet liat dia yang diem , walaupun di bikin "sakit". Dan si putri ini nggak bisa lepas sama yang namanya "boxer" , mungkin kalau dibahasakan kayak gini nih ... Putri without boxer is not Putri that i know :D Daaan dia itu moody bangeeeet ngeeeet . Biasa nih orang moody , kalo mood udah down cepet banget up nyaa. Tapi nggak berlaku deh buat cewek ini , kalo uda mood down , dia bakal diem , dan nggak mau di ajak bicaraa :) But that's my Putri , that's my BEST :*  ( cc : @rifaaputrii )

2. SHANAYA

I call her my twin sistaa . Yap , ngerasa sejiwa bangeeet sama dia. Gatau kayaknya apa yang ada di pikiran dia seringkali di pikiranku juga. Bahkan seringkali kalo lagi ngobrol atau ngasih pendapat , kata dan waktu mengucapkan itu sama. Kalu udah gitu , jadi ketawa* sendiri haha :D Ya, aku orangnya nggak bisa nyeritain semua masalah ke semua orang , butuh satu orang yang sejalan sama jalan pikiranku. Dan buat aku cewek ungu lovers inilah orangnya. Aku udah sharing banyak bangeeeet sama dia. Dari yang biasa sampai yang sifatnya privasi. Dan jujur nggak bisa marah-marah sama dia. Sesuatu yang mengganjal antar hubungan manusia yang satu dan yang lainnya pasti ada. Tapi, sama dia aku nggak bisa lama-lama memendam yang mengganjal itu. Ah, I can't think anything better to describe her. She is MY BIG BEST. ( cc : @nayawwrr )

3. HANI

Cewek satu ini ORANGE lovers bangeeet. Dia ini anaknya super calm dan care nya nggak ketulungan. Dia yang hobby banget ngajakin ngumpul bareeeng. Dia yang banyak ide. Pecinta seafood ini nggak suka danging , mungkin kalo ada community anti daging , dia join tuh :p Cewek satu ini moody juga dan sekali mood down , susaaaaah banget buat mood up lagi. Ya , mirip lah moodynya sama PUTRI. Dan dia ini anaknya super rapiii bangeeet . Kalo misalkan di bandingin kamarku sama kamar dia , sumpah deh berani jamin jauuuh bangeeeet rapinya. Barang-barang di kamarnya itu rapii nya rapii bangeeet. Mungkin cuma dia deh yang hapal letak barang-barangnya satu per satu. Pokok nya kalo udah masuk kamarnya comfort bangeeet, bawaannya pengen tidur deh hehe. Mau dooong di ajarin rapi gituu :p . My BEST always have the BEST THING on their way :* ( cc: @hanitira )

Oke , cukup sekiaaan dan terimakasih . Trishhabel emang belum ngerayain anniv yang harusnya sih malam ini , tapi di karenakan ada sedikit kendala , di tunda besok minggu . So, cerita nya di tunggu lagi yaaa plus foto terbaru nyaa , stay tune ! 0303

Saat Rubik, Roda dan Koin Beradu


“Kriiing wake up wake up”, suara jam waker doraemon biruku mulai mengeluarkan suara khasnya. Jam waker ini memang unik dan memiliki deringan khas yang beda dari yang lainnya. Cukup membuat kaget siapapun yang memilikinya dan  terbangun dari tidur yang nyenyak.
Aku melihat ke arah jam weaker itu , waktu menunjukkan pukul tujuh kurang 15 menit. Segera aku beranjak dari tempat tidur dan sarapan pagi seperti biasanya. Secepat mungkin aku mengunyah makanan yang ada dihadapanku sekarang dan langsung beranjak ke kamar mandi.
Waktu semakin berjalan, tepat pukul tujuh lewat lima belas menit aku siap untuk berangkat ke sekolah. Segera mungkin ku keluarkan si brum-brum merahku. Dengan kecepatan super, ku lajukan sepeda motor ku. Ya, seperti itu lah setiap pagiku , di kejar waktu dan selalu di kejar waktu. Bahkan hampir setiap hari guru piket menegurku karena ulah terlambatku ini.
Sesampai di sekolah, sudah ada barisan khusus kelas XII di lapangan basket sekolah. Segera aku memasuki barisan kelasku. Dalam hati aku bersorak karena beruntung kali ini tidak ada guru piket yang memberiku “wejangan terlambat”.
“Selamat pagi anak-anak. Saya disini hanya ingin mengumumkan dan mengingatkan bahwa waktu Ujian Nasional yang akan kalian hadapi bukanlah waktu yang lama. Cukup menghitung beberapa minggu ke depan dan kalian akan bertempur menumpahkan semua bekal yang sudah kalian dapat selama 3 tahun ini. Dan penentuan lulus tidaknya ada di tangan kalian semua. Kami sebagai guru hanya bisa membantu dalam hal pengetahuan , mengarahkan dan memotivasi kalian untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan meraih masa depan kalian yang cerah nantinya. Jadi tolong belajar yang rajin, kurangi waktu main-main kalian karena penentuan sudah semakin dekat dan yang terpenting tetap utamakan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena tanpa-Nya kita tidak bisa mendapatkan yan kita inginkan. Tetap semangat dan tetap percaya bahwa kalian bisa merangkul semua keinganan masing-masing. Sekian dan terimakasih”.
Semua murid-murid yang berada di dalam barisan mulai mengeluarkan suara-suara bisikannya lagi. Aku sendiri terdiam melamun. Sampai pada akhirnya ada yang membuyarkan lamunanku.
“Lily ….”
***
Bel yang menandakan kegiatan belajar mengajar dimulai pun berbunyi. Aku dan temen-teman sekelas segera memasuki ruang kelas XII IS 2. Di dalam kelas, seperti biasa suasana ribut dan tidak terkontrol. Maklum, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang merangkap sebagai wali kelas kami belum tiba ke kelas.
Aku sendiri termenung memandangi langit-langit kelas. Entah kenapa kali ini aku enggan untuk ikut ribut seperti biasanya. Dalam benakku terbesit bahwa tak lama lagi hanya hitungan beberapa minggu ke depan, langit-langit ini tak bisa lagi ku pandangi. Langit-langit yang menjadi pelindung kami, yang menjadi saksi kebersamaan kami seperti sekarang ini. Langit-langit ini akan tetap disini menyimpan kenangan kami.
Kami semua akan berpindah. Ya, berpindah ke jenjang selanjutnya. Jenjang yang lebih tinggi. Berpindah ke tanggung jawab yang lebih berat. Terlalu cepat bagiku untuk menanggung tanggung jawab yang lebih berat itu. Memang waktu selalu berjalan dan berlari bagaikan pelari yang hebat yang tak pernah berhenti berlari.
***

“Dataaaangg …”
Akh, teriakan itu membuyarkan lamunanku. Teriakan dari seorang Lena sebagai sekretaris kelasku menandakan ia memberikan peringatan bagi kami karena guru pelajaran Bahasa Indonesia telah datang.
Suasana kelas pun berubah menjadi senyap, tak lagi ribut seperti sebelumnya. Pak Joni sebagai guru Bahasa Indonesia segera memasuki ruangan kelas kami. Beliau menyampaikan materi pelajaran hari ini. Dan kami antusias menyimaknya.
Setelah 2 jam mata pelajaran usai, Pak Joni memberikan tugas seperti biasanya di akhir jam pelajaran. Namun kali ini tugas yang diberikan agak berbeda. Tugas yang diberikan adalah tugas sebagai syarat mengikuti ujian praktek dan Ujian Akhir Sekolah.
“Baik, kali ini saya akan memberikan tugas pada kalian untuk 2 minggu ke depan. Buatlah cerpen minimal empat lembar di kertas kuarto dengan ketentuan jenis font “Times New Roman” , size font 12 dan spasi 2. Yang terlambat mengumpulkan atau tidak mengerjakan, jangan harap bisa mengikuti ujian praktek maupun UAS. Ada pertanyaan? Kalau ada silahkan tunjuk asbes”, canda Pak Joni.
“Saya Pak”, Rina segera mengacungkan tangannya.
“Ya, silahkan”
“Untuk temanya, bagaimana pak?”, tanya Rina.
“Bebas yang terpenting tidak menyinggung SARA. Ada lagi yang belum jelas? Any question?”, ujar Pak Joni.
“Tidak Pak”, kami sekelas serempak menjawab.
“No mensen pak”, celetuk Rani.
Seleuruh kelas tertawa sekaligus Pak Joni ikut melebur dalam tawa kami.
“Baik, kalau begitu untuk materi kali ini sampai disini saja. Dan jangan lupa tugasnya. Selamat siang”, tutup Pak Joni.
“Siang…Pak”, jawab kami.
Teeeet … bel istirahat berbunyi.
***
Langit sore mulai memancarkan sinar mentari yang perlahan menenggelamkan wujudnya. Aku duduk di ruang tamu dengan memainkan jari-jemariku di senar-senar gitar”.
Menikmati sore hari dengan memainkan gitar dan menyanyikan lagu adalah salah satu kegemaranku. Karena bagiku suasana sore menggambarkan langit yang indah dan tenang. Ya, aku bisa memainkan gitar seperti ini berkat sosok Papaku.
Papaku yang sejak setahun lalu meninggalkan kami untuk waktu yang tidak dapat ditentukan lagi, untuk kabar yang tak dapat terkabarkan lagi. Ya lebih tepatnya untuk selamanya. Aku sering dilanda rindu akan kehadiran sosok Papaku. Sosok beliau yang aku kagumi sampai sekarang. Yang penuh semangat dalam menjalani hidup dan tak pernah mengeluh lelah akan apa yang telah dilaluinya. Sosok yang selalu berusaha melakukan apapun untuk memenuhi keinginan anaknya. Sungguh sosok teladan bagiku.
Aku ingat dulu sewaktu aku malas sekolah. Beliau berusaha membujukku untuk sekolah dan memenuhi segala keinginanku. Aku ingat ketika aku menginginkan suatu barang kesukaanku, keesokan harinya barang itu sudah menjadi milikku. Kini saat sosok itu tak lagi hadir dalam hidupku, aku baru menyadari bahwa aku terlalu “terlena” akan semua yang beliau lakukan. Aku terlalu banyak menuntut tanpa memberi “feedback” nya.
Memang semenjak kepergian sosok Papa, aku tak lagi seperti itu. Karena pemasukan di keluarga kami tak lagi sama saat Papa ada. Tak lagi semakmur saat Papa ada. Ya roda itu berputar. Tak selamanya seseorang diatas dan tak selamanya dibawah.
***
“Hai iky lagi apa nih adek kakak yang imut?”, sapaku pada iky.
“Ini nih iky dapet mainan baru dari tante Nona”, jawab iky dengan gaya bicaranya yang lucu.
Aku memperhatikan mainan baru yang Iky mainkan. Ia sibuk memutar-mutar sebuah kubus yang penuh warna-warna yang berbeda dan. Itulah rubik, mainan yang memerlukan logika berpikir untuk berhasil menyamakan warna pada setiap sisinya.
“Hallo anak-anak mama sayang , lagi apa nih?”, mamaku mengejutkan kami dengan suara semangatnya itu.
“Eh, mama. Ini nih lagi liatin Iky main rubik”,jawabku.
“Wah asyik bener ya sepertinya”, tanggap mama.
“Iya tuh ma, liat aja kita di cuekin hihihi”
“Oh, iya sebentar lagi Lily jadi kan ke luar kotanya ke tempat bibi di Jakarta?”
“Emmm, jadi ma. Lily mau belajar jauh dari mama. Mau belajar hidup mandiri. Lily mau jadi the next Agnes Monica hahaha”, candaku.
“Ah, kamu bisa aja ya. Mama selalu dukung kamu kok”, jawab mama sambil tersenyum.
***
Dear , diary . Hari ini nggak tahu kenapa aku merasa ini waktu ku. Waktu ku berub ah. Waktuku menunjukkan bahwa aku bisa hidup mandiri walaupun aku tahu masih berat buatku untuk bisa mandiri jauh dari mama. Tapi inilah keharusanku. Aku mau membanggakan Papa di surga dan Mama yang kini semakin rentan juga menjadi panutan untuk Iky adekku.
Dari pagi aku mencoba intropeksi diri dan evaluasi akan hidupku sampai sekarang. Aku sadar bahwa aku terlalu banyak menuntut tanpa memberi yang setimpal. Aku sadar sekarang saatnya aku memberi bukan selalu menuntut. Tanggungjawabku semakin berat sejalan dengan semakin tumbuh dewasanya diriku.
Tadi siang Iky memainkan benda kubus penuh warna yang dapat diputar dan aku memperhatikannya dengan seksama. Buat aku ternyata hidup manusia seperti rubik. Setiap perputaran atau perpindahan akan menghasilkan warna yang berbeda. Setiap perubahan atau perilaku yang kita lakukan akan merubah hidup kita dengan hasil atau warna hidup yang berbeda. Dan perubahan yang kita lakukan tentu berdasarkan pilihan kita. Layak nya koin, memiliki dua sisi yang berbeda namun kita dapat melempar dan memilih salah satu sisinya. Dan itulah jalan kita. Jalan kita tentu tidak mulus-mulus saja layaknya jalan tol yang tanpa hambatan. Pasti akan mengalami perputaran layak sebuah roda yang berputar. Unik ya hidup ini. Semua saling bergabung dan beradu.
Aku mau memadukan itu semua, diary. Aku mau mengubah caraku agar menghasilkan warna hidup yang lebih baik dan memilih jalanku tanpa takut menghadapi perputaran hidup. Aku ingin membanggakan diri sendiri dengan kekuatan mimpi-mimpiku yang kelak jadi kenyataan. Dan ingin melihat mama menangis bahagia karena kesuksesanku kelak”.
Aku melihat jam dinding kamar ternyata telah menunjukkan pukul 00:00 , segera aku menutup buku diary ku yang menyimpan semua kisah-kisah hidupku. Aku tersenyum memandangi foto di meja belajarku. Foto dimana mama,papa,aku dan iky saling berpelukan.
“Suatu hari nanti aku akan menjadi seseorang yang dapat kalian banggakan di keluarga ini”, bisikku.
Segera aku mematikan lampu kamar dan bersiap tidur untuk menyiapkan energi menghadapi esok pagi.

-SEKIAN-