Warning for Digital Native Generation

  • 0

“Era digital’ , kata ini sering sekali didengar ataupun dibaca. Namun, apa sebenarnya ‘era digital’ tersebut? Mengutip dari buku Defining Your Digital Strategy karya Tuhu Nugraha, Era digital adalah sebuah periode dalam sejarah manusia yang ditandai oleh perubahan dari industri tradisional yang dibawa oleh revolusi industri menjadi industri yang basisnya ekonomi dan informasi.

Di era digital, ada dua jenis makhluk yang menjadi penghuni. Yang pertama bernama digital native consumer , yang satu lagi bernama digital immigrant consumer. Lalu, apa perbedaan dari keduanya? Digital immigrat adalah orang-orang yang terlahir sebelum era digital, tetapi mereka juga tertarik dan berusaha untuk menerima teknologi yang memiliki manfaat bagi dirinya. Generasi ini beradaptasi terhadap teknologi secara lambat. Sehari-harinya, mereka melakukan kegiatan tahap demi tahap dan hanya melakukan satu pekerjaan dalam satu waktu. Singkatnya, mereka tidak multi-tasking. Sebaliknya, digital native adalah orang-orang yang terlahir di tengah perkembangan teknologi yang luar biasa. Teknologi canggih merupakan hal yang biasa bagi generasi ini. Selain itu, mereka juga menyukai informasi secara real time dan cepat. Berbeda dengan digital immigrant, mereka ini sudah terbiasa dengan proses multi-tasking. Saat ini, jumlah digital native sudah setara dengan seperempat penduduk dunia.

Akses Internet, Memudahkan atau Menyesatkan?

  • 0
Pertemuan ketiga dalam mata kuliah Teknologi Komunikasi kemarin me-review chapter 4 dengan judul Perspective on Internet Use: Access, Involvement an Interaction dalam Handbook of New Media. Jika kita flashback, pertemuan sebelumnya telah membahas tentang bagaimana akhirnya terjadi perubahan pada ‘new media’ dan ‘new media’ mampu melahirkan apa yang disebut dengan ‘virtual community. Maka dalam pertemuan ketiga ini, pokok bahasan yang saya dapat adalah tentang bagaimana seseorang melakukan akses pada ‘new media’ dalam kaitannya adalah internet dan bagaimana seseorang melakukan akses itu , lalu menyebutkan bahwa internet sebagai ‘form of expression’.

Seperti yang kita tahu bahwa perkembangan teknologi semakin canggih ketika muncul apa yang disebut internet. Ya internet merupakan sebuah produk atau hasil eksperimen manusia yang menimbulkan berbagai efek baik positif ataupun negatif. Efek positif ataupun negative ini pun pada akhirnya mempengaruhi sistem kehidupan manusia. Banyak hal yang dapat kita ketahui hanya melalui satu koneksi; internet. Dan banyak motif kejahatan pula yang ditimbulkan oleh internet. Lalu pertanyaannya, sebenarnya internet memudahkan atau menyesatkan?