Beberapa hari yang lalu, sahabat bertahun-tahunku curhat via LINE. Kalau dia yang curhat nih, masalahnya lebih sering tentang hati. Nggak tau kenapa dari dulu sering banget dia galau. Tapi menurutku yang sekarang masalah hatinya dia yang super galau *ehmaap.
Aku pernah baca tulisan seseorang yang bilang :
putus pas SMA ga usah nangis galau macam dunia mau usai. Sisain tenaganya buat putus di umur 20.
Banyak yang bilang kalau galauan hati umur 20+ itu super complicated. Banyak yang perlu dipertimbangin. Banyak yang perlu dipikirin sebelum, saat, dan sesudah menjalin hubungan. Iya. Sekarang aku meng-amin-i itu.
Balik ke sahabat bertahun-tahunku ini.
She said," find him is like fill my incomplete puzzle". WOW!!! Aku tau ini bukan kali pertama ia jatuh cinta. Tapi ini kali pertama ia terjebak di situasi seperti ini. Seperti aku. Terjebak di situasi yang belum pernah dialami sebelumnya (senyum penuh tanda kurung buka).
there always be the first one and that's hard
Berada di posisi yang saling bertolak belakang secara bersamaan memang menyebalkan. Bertahan dan berhenti. Dua kata yang selalu menjadi awal peperangan dengan diri sendiri. Kalau sudah begini, hanya diri sendiri yang bisa menyelesaikannya. Aku cuma bisa bilang ke sahabatku :
Kalau tetep mau bertahan, ikhlasin yang dijalani, terima kenyataannya, lepasin yang mengganjal. Kalo gabisa nerima, lepasin orangnya. As simple as that, but that's hard. I know.
Memang akan selalu ada hal-hal diluar kontrol kita. Nggak semuanya bisa dibawah kendali kita. Bahkan pun diri kita sendiri. Selalu ada penjara dan yang terpenjara. Yang bisa kita lakukan terkadang hanyalah ; memilih menerima.
081215
05:30 PM
di sisa hujan Purwokerto.




